Selasa, 17 Mei 2016

Seputar Usaha PPOB (Kiat bagi yang ingin merintis Usaha PPOB)

Dalam ulasan kali ini saya akan berbagi tentang pengalaman dalam usaha PPOB atau Payment Point Online Bank, yakni sistem pembayaran yang dilakukan secara on-line meliputi pembayaran listrik (prabayar maupun pasca bayar) dan Non-Taglis, Pembayaran PDAM, Pulsa All Operator, pembayaran Angsuran, dll.
Kalau ada yang mengatakan usaha PPOB merupakan usaha yang tidak ada ruginya, saya bisa mengatakan bahwa pernyataan mereka salah. PPOB juga punya untung rugi sama halnya dengan usaha- usaha yang lain. Maka dari itu, jika kita ingin mencoba memulai usaha PPOB, saya akan berbagi pengalaman dalam menjalankan usaha PPOB.
Modal Awal untuk memulai usaha PPOB yang perlu kita sediakan adalah komputer (PC maupun Notebook), dan Printer (Matrix maupun dotmatrix)., jaringan internet (Speedy maupun operator data seluler menggunakan modem). Rinciannya jika di Rupiahkan sebagai berikut :
-          Komputer PC                          : 3 jt’an (spec. standar)
-          Printer                                      : 2 jt’an (print tinta epson)
-         Langganan  speedy               : 300 rb’an/ bln (bisa kita press dengan    menggunakan kuota

Untuk sistemnya, saya menggunakan sistem PPOB milik Bank Bukopin (untuk kasus ini, tergantung pilihan kita menggunakan sistem yang mana). Ini berpengaruh pada biaya administrasi yang ditetapkan oleh Bank dalam setiap struk pembayaran.

Mengapa saya menggunakan PPOB milik Bukopin, yang boleh saya katakan adminNya lebih besar dibandingkan sitem PPOB bank yang lain. Karena, sistem PPOB bank Bukopin Free kita gunakan dan tidak ada biaya registrasi. Total Deposit yang kita gunakan untuk transaksi secara penuh kita gunakan tanpa adanya potongan. Berbeda dengan PPOB yang lain yang menerapkan biaya registrasi dan sewaktu Deposit awal ada biaya mengendap.

Untuk rincian pendapatan transaksi, dapat saya rincikan sebagai berikut :

-       Untuk Pembayaran Listrik (Token dan Pasca bayar) dengan komisi mitra Rp.1500-1700/trx:
100 @ Rp. 1700                                                     : Rp. 170.000

-       Untuk Pembayaran kartu Halo, komisi mitra Rp. 1.000/trx :
20 @ 1.000                                                             : Rp 20.000,-

-       Untuk Pembayaran PDAM, saya tidak perkirakan, karena untuk PPOB bukopin untuk PDAM didaerah sy belum online.

-       Untuk pembayaran Finance, sy tidak gunakan. Tapi kita dapat merincinya dari jumlah transaksi  dan komisi yang diberikan (Rp. 2.000- Rp.3.000/trx)

-       Pembayaran BPJS kesehatan juga sy tidak lakukan.

-       Pulsa All Operator (Keuntungan Langsung)

Rincian diatas, merupakan rincian kasar dengan memperkirakan transaksi yang kita lakukan setiap bulannya yakni 100 trx. Tapi hasil tersebut dapat lebih besar lagi bila transaksi yang kita lakukan lebih dari 100 trx. Tapi, selama saya menjalankan usaha PPOB selama 6 bulan berjalan, jumlah transaksi  belum pernah mencapai 100 trx, saya biasanya mendapatkan 80-90 trx untuk semua jenis pembayaran (Token, Listrik Pasca bayar, Kartu Halo, Speedy).

Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh teknologi. Adanya SMS banking, Aplikasi Bank yang tersedia di SmartPhone, serta layanan yang ditawarkan oleh Bank untuk memotong langsung rakening setiap bulannya untuk menghindari keterlambatan bayar. Sehingga memudahkan user untuk melakukan transaksi tanpa harus keluar atau meninggalkan tempat.

Secara itung-itungan, dengan modal Komputer, Printer, dan sewa Speedy atau  pulsa data, dengan komisi yang saya terima tidak dapat menutupi biaya operasional harian.

Saat ini, juga tersedia aplikasi PPOB via HandPhone, jadi kita tidak perlu menggunakan PC dan Printer, sehingga untuk biaya ini dapat kita tekan. sehingga modal untuk memulai usaha ini lebih ringan.

Sebagai saran, jangan menjadikan usaha PPOB sebagai usaha utama jika anda ingin mengerjakannya. Tapi gabungkan usaha PPOB dengan usaha yang lain, misal, Jual Kartu Perdana atau Data, Usaha Fotocopy dan ATK, Usaha Cuci cetak Foto, dan berbagai jenis usaha yang lain, guna menutupi biaya operasioanal.

Kenapa Usaha PPOB, karena sekecil apapun usaha yang kita lakukan setidaknya ada hasil yang kita peroleh. Karena dari hal yang kecil dengan usaha dan kerja keras YAKIN hasil yang besar dapat kita Peroleh.



Untuk Sharing dan saran bisa menghubungi saya lewat e-mail : finger.six86@gmail.com atau BBM : 7DBB46A3 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar